Sri Mulyani Minum AMDK “Santri” Jadi Viral

Jan 15, 2018 - 00:00
 40
Sri Mulyani Minum AMDK “Santri” Jadi Viral

Ada hal yang menarik dari kunjungan kerja dan audiensi Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani dengan penerima pembiayaan ultra mikro Koperasi BMT UGT Sidogiri Kamis (4/1/2018) di Pasar Besar Malang. Dalam kunjungan tersebut, Sri Mulyani sempat berdialog dengan salah seorang karyawan Koperasi BMT UGT Sidogiri dan didampingi oleh Sekretaris Pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri A. Thoha Putra.

Dalam dialog tersebut, Sri Mulyani menanyakan produk Simpanan Mudharabah berjangka yang berhadiah 2 mobil Daihatsu Sigra. “Simpanan Mudharabah berjangka ini berhadiah 2 mobil Daihatsu Sigra. Periode tahun 2017 kemarin hadiahnya dimenangkan oleh 2 orang anggota dari Jember,” kata karyawan Koperasi BMT UGT Sidogiri kepada Sri Mulyani.

“Apa undian yang berhadiah mobil itu bukan judi,” tanya Sri Mulyani seraya meminum Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merek “Santri” yang diproduksi oleh Kopontren Sidogiri.

“Sudah ada fatwa dari MUI bahwa undian simpanan mudharabah berjangka itu bukan judi,” jelas karyawan Koperasi BMT UGT Sidogiri.    

Video dan gambar Sri Mulyani yang minum AMDK “Santri” itu mendapat perhatian luas khususnya dari para alumni Pondok Pesantren Sidogiri. Muhammad Sulton Fatoni, alumni Pondok Pesantren Sidogiri yang kini menjadi dosen Sosiologi di Universitas Nahdlatul Ulama Jakarta dan salah seorang pengurus PBNU Jakarta, menulis artikel berjudul “Bu Mentri Minum Santri: Inovasi Ekonomi Pemerintah” di situs arahperubahan.com yang dikelolanya.

Sayangnya, tulisannya hanya berfokus pada Sri Mulyani dan minum AMKD “Santri”. Sementara konteks kunjungan kerja dan audiensi Sri Mulyani ke Pasar Besar Malang sama sekali tidak disinggung. Padahal, selain minum AMDK “Santri” yang diproduksi oleh Kopontren Sidogiri, Sri Mulyani melakukan kunjungan kerja dalam rangka udiensi dengan penerima dana Usaha Ultra Mikro (UMI) yang disalurkan melalui Koperasi BMT UGT Sidogiri.

Pada tahun 2017 yang lalu Koperasi BMT UGT Sidogiri berhasil menyalurkan Rp 50 miliar dana UMI dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia kepada 11,1 ribu anggotanya di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Malang Raya saja, Koperasi BMT UGT Sidogiri menyalurkan dana UMI Rp 3 miliar kepada 700 anggota pembiayaan Koperasi BMT UGT Sidogiri.

Rencananya pada tahun 2018 ini Koperasi BMT UGT Sidogiri mengajukan tambahan dana Usaha Ultra Mikro (UMI) Rp 200 miliar kepada Kementrian Keuangan Republik Indonesia.  “Pada tahun 2018 ini Koperasi BMT UGT Sidogiri mengajukan tambahan dana UMI sebesar Rp 200 miliar untuk disalurkan dalam bentuk pembiayaan kepada aggota kami yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia” demikian disampaikan oleh Direktur Bisnis Koperasi BMT UGT Sidogiri H. Abdul Rokhim di hadapan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani.

Bukan hanya Muhammad Sulton Fatoni yang memberikan perhatian pada Sri Mulyani yang minum AMDK “Santri”. H. Mahmud Ali Zain, Ketua Pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri, juga memberikan perhatian. Dalam grup jejaring sosial WA Forum Alumni Sidogiri H. Mahmud Ali Zain mengunggah vedio Sri Mulyani yang tengah berdialog dengan karyawan Koperasi BMT UGT Sidogiri seraya minum AMDK “Santri”.

“Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani sedang menikmati minum AMDK Santri saat kunjunag ke Pasar Besar Malang. Semoga air Santri ke depan lebih banyak menebar manfaat. Namun sayang, Bu Menteri minum Santri sambil berdiri,” tulis H. Mahmud Ali Zain.